Gunung Muria Kudus

Lemuria, Peradaban Kuno yang Canggih Konon Ada di Gunung Muria Kudus

Mungkin sebagian besar dari anda pernah mendengar kisah Atlantis, sebuah peradaban yang sangat maju di masa lalu. Lalu bagaimana dengan kisah peradaban Lemuria? Apakah anda juga pernah mendengarnya?

Lemuria adalah peradaban kuno yang muncul pertama sebelum peradaban Atlantis. Dan dikatakan oleh para peneliti, perkiraan peradaban Lemuria adalah 75000 SM – 11000 SM. Dan Lemuria berasal dari wilayah pasifik dan juga wilayah Indonesia.

Presiden Komite Perdamaian Dunia, Djuyoto Suntani menyatakan, induk peradaban dunia berasal dari Bangsa Lemuria yang diyakini hidup di Gunung Muria.

Sedangkan berdasarkan sejarah, Putri Shima dengan Kerajaan Kalingga sebenarnya adalah Kerajaan Medang Kamulyan. Pada masa-masa setelah air bah besar melanda seluruh bumi, Sang Maha Raja Punggung memerintah di Medang Kamulyan.

Beliau mempunyai 3 orang putra, yang sulung bernama Sang Prabu Kudungga yang kemudian memerintah di JambuDwipa (sekarang Kalimantan), adiknya Sang Prabu Kalingga yang kemudian mendapatkan wahyu keprabon dan meneruskan tahta Medang Kamulyan, dan yang bungsu adalah Sang Prabu Baduga yang kemudian memimpin di Kerajaan Gilingwesi.

Pada masa pemerintahan Sang Maha Prabu Kalingga inilah nama beliau kemudian dijadikan nama ibukota kerajaan.

Wahyu Keprabon setelah itu jatuh ke putri dari Sang Maha Prabu Kalingga yang bernama Sang Maha Ratu Shimahawan (atau yang kita kenal dengan nama Putri Shima), hal itu terjadi pada jaman Kala Rwabara di jaman besar Kali Swara.

Pada masa Ratu Shimahawan, Nusantara di bawah Medang Kamulyan juga dikenal sebagai Salaka Nagara, jadi negara yang kekuasannya secara absolut sealam Raya.

Wilayah Kerajaan Medang Kamulyan sendiri pada masa itu mulai dari daerah Tegal, Pekalongan, Alas Roban, Semarang, Gunung Rahtawu (Muria) sampai ke timur di wilayah Pati dan Rembang, ke utara sampai Karimun Jawa.

Masa itu laut Jawa masih berupa daratan. Jauh pada peradaban berikutnya, Kerajaan Medang Kamulyan di bawah Sang Maha Ratu Shimahawan oleh orang barat dikenal dengan sebutan peradaban Lemuria.